Apa Fungsi Air Bagi Manusia

Sama halnya seperti hewan, air juga sangat penting bagi manusia. Pasalnya, sekitar 50% tubuh manusia terdiri dari air. Oleh karena itulah manusia dapat mengalami dehidrasi atau kekurangan air apabila kurang mengonsumsi air.

Jika fungsi air bagi hewan adalah untuk mempertahankan hidupnya, apa fungsi air bagi manusia lebih banyak lagi termasuk sebagai jalur transportasi serta pembangkit listrik. Oleh karena itulah peran air bagi manusia sama pentingnya seperti fungsi air bagi makhluk hidup lain.

  1. Untuk Menjaga Kelangsungan Hidup

Hewan membutuhkan air untuk makan dan minum, begitu pula dengan manusia. Selain untuk diminum secara langsung, manusia juga menggunakan air untuk memasak makanan.

Dari makanan dan minuman inilah air akan membawa dan mengangkut nutrisi di dalam tubuh untuk dialirkan ke seluruh tubuh. Oleh karena itulah manusia yang tidak kekurangan air akan tetap bugar.

Di samping dapat menjaga kelangsungan hidup melalui makanan dan minuman, apa fungsi air bagi manusia juga dapat menjaga kelangsungan hidup manusia dengan mempertahankan suhu tubuh dan menjaga kelembapan udara di sekitarnya.

Manusia menjaga suhu tubuhnya agar tetap stabil melalui keringat. Dengan keringat tersebutlah manusia melindungi dan menyejukkan tubuhnya dari udara panas.

Khusus bagi ibu menyusui, mengonsumsi air yang cukup akan memperlancar produksi ASI. Pasalnya, air merupakan komponen utama ASI. Meski begitu, mengonsumsi air dalam jumlah yang cukup juga direkomendasikan bagi setiap manusia agar sistem metabolisme dan sistem lain di dalam tubuh dapat bekerja dengan lancar dan optimal.

  1. Sebagai Jalur Transportasi

Di samping menjaga kelangsungan hidup, manusia juga menggunakan air sebagai jalur transportasi. Tidak seperti hewan yang pergerakannya terbatas, manusia dapat bergerak dengan lebih bebas karena dapat menyeberangi sungai bahkan laut dengan menggunakan alat transportasi seperti kapal.

Dalam hal ini, air berperan sebagai jalur transportasi yang dilalui oleh kapal tersebut sehingga manusia dapat sampai ke tempat yang dituju. Dengan begitu, perjalanan antar pulau pun dapat dilakukan oleh manusia.

  1. Sebagai Pembangkit Listrik

Tak hanya sebagai jalur transportasi, air bagi manusia juga dapat digunakan sebagai pembangkit listrik. Namun, air yang dimaksud di sini adalah air dalam jumlah atau volume yang besar seperti pada sungai atau bendungan.

Dengan memanfaatkan energi dari air yang berjumlah besar tersebut, manusia dapat membangkitkan listrik menggunakan suatu alat yang disebut PLTA alias Pembangkit Listrik Tenaga Air.

Di samping sumber air yang banyak seperti sungai, bendungan, atau waduk, PLTA terdiri dari komponen penting lain seperti turbin, generator, jalur transmisi, pipa untuk mengalirkan air ke turbin.

Turbin akan mengambil energi potensial dari jatuhnya air kemudian mengubahnya menjadi energi kinetik untuk menggerakkan baling-baling. Turbin dan generator saling terhubung sehingga ketika baling-baling turbin berputar, kumparan magnet yang ada di dalam generator pun akan ikut berputar dan menghasilkan arus listrik.

Arus listrik inilah yang nantinya disimpan dan disalurkan kepada warga di sekitar PLTA.

Tidak seperti air yang digunakan sebagai pembangkit listrik, air yang digunakan untuk konsumsi memiliki standar yang harus dipenuhi, yaitu bebas dari bahan kimia berbahaya seperti pestisida maupun polutan lainnya. Zat-zat ini dapat disingkirkan dengan bantuan distributor filter air.

Pasalnya, distributor filter air menyediakan filter air yang dapat membuat air menjadi lebih layak, aman, dan bebas dari bahan kimia berbahaya.

Similar Posts